Ruang Belajar
68b97408cc7d27a9

Lakukan Ini Agar Anak Didik Bersemangat Sejak Awal Pembelajaran

25 Juli 2017
2141 kali

Awal pelajaran adalah saat di mana seorang pendidik harus mampu mencuri perhatian anak-anak didiknya. Karena bila dari awal pelajaran seorang pendidik mampu mencuri perhatian anak didiknya, maka ia akan semakin mudah dalam memberikan materi pelajaran. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang pendidik. Melalui artikel ini Educa Guru ingin berbagi pengalaman tentang cara menarik perhatian siswa agar bisa fokus di awal pelajaran.

  •     Cerita lucu singkat

Anak-anak biasanya sangat gemar aktivitas ini. Aktivitas ini adalah mendongeng. Di awal pelajaran, kita bisa memberikan dongeng pada anak-anak. Sangat disarankan bila materi dongeng yang diberikan adalah sesuai dengan tema pembelajaran hari itu. Bila perlu cerita yang diberikan adalah cerita yang bersifat humor atau lucu, sehingga anak-anak bisa tertawa dan gembira. Hal ini juga akan memacu semangat mereka dalam mengikuti pelajaran.

  •     Pentingnya kontak mata

Di awal pelajaran, kita bisa mengajak siswa bernyanyi bersama atau pun memberikan dongeng. Namun ada satu hal yang tak kalah penting, yaitu kontak mata. Saat melakukan percakapan, mendongeng, atau pun bernyanyi, kita perlu mengajak anak melakukan kontak mata. Berusahalah melakukan kontak mata kepada setiap anak, sehingga mereka merasa diperhatikan. Bila anak merasa diperhatikan maka mereka pun akan memberikan perhatian mereka kepada kita saat mengajar.

  •     Mengatur suara

Suara seseorang akan terdengar lebih menarik bila ia mampu mengatur volume suara, intonasi bicara, dan mimik wajah. Akan menjadi lebih menarik lagi bila Anda dengan gesture yang menarik dan penuh semangat. Bayangkanlah bahwa diri kita adalah seorang motivator handal saat berada di depan kelas, sehingga kita pun akan terlihat semangat dan mampu menyemangati setiap anak yang kita ajar.

  •     Mengatur emosi

Adakalanya beberapa anak yang kita ajar akan terlihat sibuk sendiri, misalnya dengan ngobrol dengan teman di bangku sebelahnya, bermain pensil sendiri, dan melakukan aktivitas lainnya. Sebagai pendidik kita perlu cerdas dalam mengatur emosi. Jangan sampai hanya karena kekesalan pada beberapa anak membuat semangat mengajar anda menjadi menurun atau bahkan malah terkesan kurang bersemangat.

  •     Kejutan-kejutan kecil

Ada banyak kejutan yang bisa berikan kepada anak didik tanpa harus membentak dengan penuh amarah. Kejutan-kejutan kecil bisa dilakukan dengan cara bertepuk tangan tiga kali, mengatakan “Doooor!”, maupun dengan menunjuk sesuatu sambil berpura-pura terkejut (misalnya dengan mengatakan “Lihat ada gajah terbang”) dengan suara keras. Kejutan-kejutan kecil juga bisa dilakukan melalui kegiatan ice-breaking.

  •     Mengajak anak melakukan senam sederhana

 Ada kalanya anak-anak terlihat kurang bersemangat. Biasanya hal ini terjadi di pagi hari, dimana beberapa anak mungkin masih terlihat malas, ngantuk, dan lainnya. Agar anak-anak semakin bersemangat, kita bisa memberikan senam sederhana kepada anak. Misalnya dengan mengajak mereka memutar kepala, memutar badan, dan gerakan-gerakan tubuh lainnya.

 Masih banyak cara agar anak bisa fokus pada kegiatan pembelajaran. Sangat disarankan agar pendidik juga memanfaatkan teknologi atau pun mempersembahkan talentanya untuk dijadikan alat peraga mengajar yang menarik. Biasanya alat peraga yang menarik dan aneka aktivitas menyenangkan lainnya akan mampu menarik perhatian anak didik yang serius untuk belajar.

 

sumber gambar: EDUNEWS.id