Opini Guru
28419fba7f55441f

Upaya Sukseskan Gernas Baku Melalui Kegiatan BALARA ( Baca, Lagu, Area)

30 April 2018
63 kali

 

“ Bacakan Aku Buku “

 

Setiap hari kulihat pasti

Huruf dan angka banyak sekali

Bila disusun jadi punya arti

Ingin kudapat segera mengerti

 

Ayah Bunda

Ajari aku,

Bacakanku buku janganlah jemu

Mengenal angka dan juga huruf

Banyak kutahu, cerdaslah aku

 

Saya Sri Rahayu, berlatarbelakangkan pendidikan terakhir Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris alumni dari Institute Agama Islam Negeri Palangkaraya memutuskan mendedikasikan diri sebagai Pendidik di TK Islam terpadu Al Abror yang terletak di sebuah kota kecil bernama Kuala Kapuas di Provinsi Kalimantan Tengah. Taman Kanak - kanak merupakan dunia bagi anak usia dini yang hanya tidak akan pernah dapat terulang kembali.

Bermula dengan hobby membaca dan kecintaan saya dengan buku membuat saya memiliki koleksi buku  - buku mulai yang murah meriah hinggal buku – buku premium. Beragam macam jenis buku yang tersedia dan salahn satunya adalah Buku Ensiklopedi Aku Ingin Tahu Mengapa. 

 

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya akan sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini. Awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangan agar anak dapat berkembang secara optimal. 

Penelitian menunjukkan bahwa masa peka belajar anak dimulai dari anak dalam kandungan sampai 1000 hari pertama kehidupannya. Menurut  ahli neurologi,   pada saat lahir otak bayi mengandung 100 sampai 200 milyar neuron atau sel syaraf yang siap melakukan sambungan antar sel. Sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berusia 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi 100% ketika berusia 8 sampai 18 tahun. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa stimulasi pada usia lahir-3 tahun ini jika didasari pada kasih sayang bahkan bisa merangsang 10 trilyun sel otak. Namun demikian, dengan satu  bentakan saja 1 milyar sel otak akan rusak, sedangkan tindak kekerasan akan memusnahkan 10 miliar sel otak.   

 

Keluarga adalah tempat lahirnya benih generasi berkarakter yang mempunyai peran sangat penting untuk menumbuhkan minat baca pada anak. Kontribusi Ayah Bunda membacakan buku adalah sebuah kebutuhan dalam pengasuhan, karena dapat mendekatkan hubungan antara orag tua dan anak. Membacakan buku dapat mengoptimalkan kemampuan berkomunikasi dan berbahasa sejak dini.

Keluarga merupakan salah satu pilar dalam tri sentra pendidikan yang berperan penting dalam membentuk generasi emas yang berkarakter dan berbudaya prestasi di masa yang akan datang. 

 

Abad ke -  1 membutuhkan anak – anak yang mampu berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi.  Literasi merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai di bad ke -21 ini. Pelibatan keluarga dalam mengembangkan literasi anak di satuan pendidikan perlu diperkuat dengan berbagai kegiatan 

Membaca dapat diibaratkan salah satu cara untuk membuka jendela dunia, karena membaca akan memperluas wawasan kita. Membaca juga dapat meningkatkan daya pikir dan kemampuan seseorang dalam menemukan hal – hal baru yang berguna bagi kehidupannya. Pepatah lama kerap kita dengar “ Buku adalah gudang ilmu dan membaca adalah kuncinya.

 

Salah satu kegiatan yang telah direncanakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga dalam upaya mengembangkan literasi adalah Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku kepada Anak ( Gernas Baku ). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak dan memperkuat hubungan sosial anak dengan orang tua

 

Salah satu upaya dalam  mensukseskan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku untuk Anak ( GERNAS BAKU ) melalui inovasi pembelajaran yang diberi nama dengan BALARA ( Baca, Lagu, dan Area) peserta didik. 

BALARA ( Baca, Lagu, Area ) dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga terutama ayah dan bunda untuk meningkatkan minat baca anak melalui kegiatan yang menarik, menyenangkan, dan mudah dilakukan. Manfaat dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

Menginspirasi orangtua untuk membiasakan membaca buku bersama anak.

Memotivasi orantua untuk mempererat hubungan sosial emosional atau emotional bonding antara orangtua dan anak.

Menumbuhkan minat baca sejak dini.

BALARA ( Baca, Lagu, Area ) dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut :

Penyambutan peserta didik dan orangtua / wali peserta didik

Mempersilakan orangtua dan anak memasuki ruang kelas.

Do’a bersama

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan

Gerak dan lagu Gernas Baku bersama orangtua, peserta didik, guru, dan kepala sekolah

Pelaksanaan orangtua membacakan buku untuk anak dan berdiskusi antara orangtua dan anak.

Kegiatan area ibu dan anak, dkegiatan ibu dan anak bersama – sama dirancang dengan dibagi menjadi tiga area ( area kolase ), ( area finger printing), dan ( area mewarnai). Media dan bahan belajar disediakan sesuai dangan jenis buku yang disiapkan untuk dibacakan orangtua kepada anak. Setiap orang tua akan bermain dan belajar di area yang sesuai dengan  judul buku yang dibacanya. Orangtua dan anak bersama – sama menyelesaikan kegiatan di area masing – masing.

Kegiatan terakhir yaitu testimoni tentang pelaksanaan LABARU oleh orangtua.