Opini Guru
Ef692b1feb4d943d

Tips Mengatasi Anak Didik Yang Suka Berkata Kotor

26 Desember 2018
67 kali

Dalam dunia pendidikan tidak selamanya kita menemukan anak didik yang baik dan mudah dalam dibina.  Adakalanya kita menemukan beberapa anak didik yang sedikit nyeleneh dari yang lainnya.  Misalkan saja, ada yang hobinya berkata-kata kasar, jorok, atau berkata-kata kotor.  Dalam menangani anak model seperti ini diperlukan keahlian khusus bagi guru yang menghadapinya.  Agar penyakit ini tidak terus berlanjut pada anak-anak yang lain.  Akibatnya akan sangat fatal jika kebiasaan seperti ini membudaya pada anak didik kita.

Sementara karakater pendidikan kita adalah menumbuhkan manusia yang beradab dan pandai dalam menempatkan diri.  Lantas bagaimanakah cara kita menangani anak didik yang seperti ini? Mari kita ulas secara seksama.

Yang pertama seorang guru harus memahami dulu penyebab anak sering berkata-kata kotor atau jorok atau mungkin ngomong kasar.  Boleh jadi dia mendapatkan dari lingkungan tempat tinggalnya, tontonannya atau dari teman-temannya.  Untuk memastikan hal ini maka kita perlu identifikasi satu persatu.  Mintalah bantuan orang tua untuk menggali informasi bagaimana keseharian anak selama di rumah.  Kemudian perhatikan juga teman-teman dekatnya selama di rumah atau di sekolah.

Apabila kita sudah menemukan sumber permasalahannya, maka mulailah untuk menyelesaikannya dengan si anak.  Ajaklah anak bicara dari hati kehati.  Upayakan kita tidak sedang dalam keadaan emosi yang kurang stabil.  Jangan sampai kita reaktif saat anak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.

Gali dulu apakah anak tersebut memahami bahwa kata-kata yang dia keluarkan itu tidak pantas di dengar oleh orang lain.  Apakah dia mengerti konsekuensi jika kata-kata itu diucapkan kepada orang lain, atau jika kata-kata seperti itu didengar orang lain.  Mungkin saja dia belum memahami, atau hanya ikut-ikutan saja.

Perhatikan juga motivasi dia ketika mengucapkan kata-kata tersebut.  Boleh jadi karena ingin mendapatkan perhatian teman-temannya atau orang-orang disekitarnya.  Jika demikian, pastikan bahwa lingkungan di saat dia mengucapkan kata-kata tersebut tidak memberikan respon positif.  Karena jika tidak, maka itu akan menjadi pembenaran bagi dia untuk mengulangi dan terus mengulangi kata-kata tersebut.

Jangan lupa beri penjelasan yang tuntas tentang konsekuensi dari setiap kata-kata kasar atau kotor yang dia ucapkan. Ingatkan bahwa itu tidak boleh dilakukan, dan beri konsekuensi tegas ketika dia mengulanginya di lain kesempatan.  Minta komitmen anak untuk tidak akan mengulangi kata-kata itu.  Selanjutnya jangan lupa untuk mendoakan anak agar dimudahkan berkata-kata yang baik dan terhindar dari pengaruh negative lingkungan.

Demikian tips singkat agar anak didik kita tidak lagi berkata-kata kasar, kotor atau jorok.

Selamat mencoba yaa.