Opini Guru
5bd50170f91a8347

Mengasah Kecerdasan Spiritual dan Emosional Anak melalui Partisipasi dalam Perlombaan

12 Desember 2017
44 kali

Lingkup perkembangan spiritual pada meliputi kemampuan mengenal nilai agama yang dianut, mengerjakan ibadah, berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, sportif, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengetahui hari besar agama, menghormati, dan toleran terhadap agama lain.

Lingkup perkembangan emosional pada anak meliputi tiga hal berikut, yaitu :

Kesadaran diri, memperlihatkan kemampuan diri, mengenal perasaan sendiri dan mengendalikan diri, serta mampu menyesuaikan diri dengan orang lain.

Rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain, mencakup mengetahui hak – haknya, mentaati peraturan, mengatur diri sendiri, serta bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan sesama.

Perilaku prososial, mencakup kemampuan bermain dengan teman sebaya, memahami perasaan, merespon, berbagi, serta menghargai hak dan pendapat orang lain, bersikap kooperatif, toleran, dan berperilaku sopan.

Program pengembangan  kecerdasan spiritual mencakup perwujudan suasana belajar untuk berkembangnya perilaku baik bersumber dari kehidupan bermasyarakat dalam konteks bermain.

Program pengembangan kecerdasan emosional mencakup perwujudan suasana untuk berkembangnya kepekaan, sikap, dan keterampilan sosial, serta kematangan emosi dalam konteks bermain.

Perlombaan adalah salah satu cara yang dapat diikuti untuk mengasah kecerdasan spiritual dan  emosional dalam diri anak. 

Mengapa ?

Karena ada bebrapa hal positif yang dapat dirasakan oleh anak dengan berpartisipasi dalam kegiatan perlomban tentunya dengan catatan tanpa paksaan dari orangtua untuk mengikuti perlombaan tersebut. 

Berikut ini beberapa hal positif yang dapat mengasah kecerdasan spiritual dan emosional anak melalui partisipasi dalam perlombaan, yaitu :

Mengenal nilai agama yang dianut, mengetahui hari besar agama, dan toleran terhadap agama orang lain.. Event perlombaan sering dilaksakan untuk memperinagati dan memeriahkan peringatan hari besar agama seperti Pekan Muharram, Ramadhan, Natal, dan lainnya. Tentunya akan ada nilai yang disampaikan dalam ajang perlombaan tersebut dan hal ini dapat kita sampaikan kepada anak secara tidak langsung sehingga anak akan mengetahui dan memahami dan akan tercipta rasa toleransi terhadap agama orang lain yang berbeda dengannya.

Melatih kejujuran, kesopanan, suka menolong, menghormati, dan sportif.  Setiap perlombaan akan melatih anak untuk bersikap jujur dalam mengikuti perlombaan misalnya saja lomba mewarnai gambar anak akan bersikap jujur dengan mewarnai sendiri gambarnya tanpa meminta bantuan dari ibunya. Anak juga akan terlatih untuk menghormati dan bersikap sopan dengan hasil karya teman nya. Selain itu juga, anak akan bersikap sportif dengan berjiwa besar menerima kekalahan dan rendah hati ketika menjadi pemenang.

Membangun rasa percaya diri dan keberanian. Melatih kepercayaan diri anak dan berani bersosialisasi dengan orang – orang baru yang ditemuinya.

Meningkatkan kemampuan untuk bertanggung jawab dengan mentaati aturan perlombaan dan mandiri dalam mengatur diri sendiri ketika mengikuti perlombaan.

Melatih kemampuan perilaku prososial dengan mampu bekerjasam dengan teman nya ketika mengikuti perlombaan dalam bentuk kelompok seperti vokal grup, grup tari, ataupun senam berkelompok.

Wah, luar biasa sekali manfaat yang didapatkan oleh anak dalam berpartisipasi pada perlombaan untuk kecerdasan spiritual dan emosionalnya. Partinya dukungan orangtua penting bagi. Orangtua dapat menghabiskan waktu bersama anak dengan memberikan semangat kepadanya selama dalam perlombaan sehingga orangtua dapat menganal karakter dan kepribadian anak dengan lebih mendalam.

Be smart parents!!

Selamat membaca 

 

Sri Rahayu, S.Pd.I.